Musim adalah waktu tertentu yang berhubungan dengan iklim. Musim juga dapat diartikan peristiwa yang terjadi berdasarkan kondisi cuaca. Umumnya, dalam satu tahun terdapat 4 musim di dunia, musim dingin, musim semi, musim panas dan musim gugur.

Mengapa terjadi pergantian musim?

Pergantian musim terjadi karena adanya perputaran bumi pada porosnya atau disebut juga rotasi bumi.

Lalu mengapa Indonesia hanya memiliki dua musim?

Indonesia terletak di garis khatulistiwa. Daerah yang terletak di garis khatulistiwa disebut daerah tropis yang hanya memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Meskipun saat matahari berada di sebelah utara maupun sebelah selatan garis khatulistiwa, karena letaknya yang berada di garis khatulistiwa, maka Indonesia mendapat radiasi matahari yang lebih banyak dibanding negara lainnya. 

1. Musim Hujan

Musim hujan terjadi saat matahari sedang berada di bagian selatan khatulistiwa. Tekanan udara di bagian selatan lebih tinggi sehingga angin yang bertiup dari Asia menuju Australia dan melewati Indonesia. Angin tersebut dinamakan angin muson barat dan membawa banyak uap air sehingga saat melewati Indonesia, angin ini berpotensi menurunkan hujan.

 

2. Musim Kemarau

Musim kemarau terjadi karena angin muson timur berjalan melewati Indonesia dan membawa sedikit uap air dan kering. Pada musim ini, matahari berada di bagian utara garis khatulistiwa sehingga memiliki tekanan udara yang tinggi, tekanan udara yang tinggi membuat angin bergerak dari Australia menuju Asia. Pada musim kemarau, penyinaran matahari tidak terhalang oleh awan-awan sehingga saat terjadi fenomena ini,Indonesia mengalami musim kemarau. 

 

Nah itulah penjelasan musim-musim yang ada di Indonesia beserta alasannya. Negara Indonesia sangat menakjubkan ya. 

Older Post Newer Post