Model pembelajaran talking stick merupakan salah satu metode pembelaaran kooperatif. Awalnya talking stick digunakan di Amerika Serikat agar orang yang berada dalam forum bisa berbicara tentang pendapatnya. Pembelajaran menggunakan model talking stick dianggap cukup efektif digunakan untuk melatih anak berani berpendapat dan melatih kecepatan anak dalam berpikir. Dengan cara memutarkan tongkat secara bergiliran, model ini juga dirasa adil karena anak dalam kelompok bisa menyampaikan pendapatnya tanpa ditunjuk dan semua anak kebagian menjawab dengan urutan yang tidak diketahui.

Kegiatan dengan model pembelajaran talking stick merupakan cara yang menyenangkan bagi anak karena belajar sambil bermain tidak membuat anak merasa jenuh. Model ini juga dapat membuat anak aktif tanpa harus mendengar guru menyampaikan materi sepanjang kelas.

Bagaimana menerapkan model pembelajaran talking stick?

 1. Siapkan tongkat, atau benda lainnya yang berukuran sedang agar terlihat saat digilir anak.

2. Buat kelompok, sesuaikan dengan jumlah anak dalam kelas.

3. Putar musik dan ajak anak-anak bernyanyi sambil menggilirkan tongkat dalam kelompok.

4. Anda bisa mematikan musik dengan waktu sesuka anda. Anak yang memegang tongkat saat musik mati adalah yang mendapat giliran menjawab materi pembelajaran saat itu.

5. Lakukan terus menerus hingga tujuan pembelajaran anda terpenuhi.

Catatan: saat tongkat digilir dalam kelompok, perhatikan siapa yang belum menjawab dan buat strategi agar semua anak mendapat kesempatan menjawab.

 

Anda bisa memvariasikan model pembelajaran talking stick berdasarkan kebutuhan anda. Model pembelajaran ini tidak hanya bisa dilakukan di kelas, tetapi belajar di rumah dengan teman-teman rumah, keluarga yang sebaya juga bisa dilakukan menggunakan model ini. Talking stick ini dapat digunakan ketika anda ingin melakukan tanya jawab kepada anak dengan cara yang menyenangkan, maka dari itu sebelum melakukan model ini pastikan anak-anak mempelajari materi pembelajarannya. Dengan model pembelajaran talking stick ini, diharapkan anak siap dengan kondisi apapun dan mampu berpikir cepat.

 

Tuliskan pengalaman anda menggunakan model pembelajaran talking stick ini di kolom komentar yuk!

Older Post Newer Post