Anak-anak seringkali malu-malu dalam berkomunikasi dengan orang baru, terutama usia TK atau SD yang baru saja masuk sekolah dan mengenal teman baru. Namun, jika malu-malu itu dibiasakan maka anak bisa saja tumbuh dengan rasa tidak percaya diri.

Ada beberapa model pembelajaran yang bisa digunakan untuk melatih dan membiasakan anak berkomunikasi dengan orang baru dengan cara menyenangkan. Salah satunya adalah model Inside Outside Circle. Model pembelajaran Inside Outside Circle merupakan teknik pembelajaran dengan sistem lingkaran luar dan lingkaran dalam (Spencer Kagan; 1990) dimana anak-anak yang berada di lingkaran dalam berhadapan dengan anak yang berada di lingkaran luar dan saling bertukar informasi sesuai topik yang diberikan guru.

Inside Outside Circle dapat digunakan untuk melatih anak berkomunikasi dengan orang lain atau teman baru. Model ini sangat cocok digunakan oleh anak usia TK atau SD kelas rendah. Berikut ini telah gurubumi rangkum cara-cara menggunakan model Inside Outside Circle;

 

Anak-anak diminta untuk berdiri membentuk lingkaran

Pastikan jumlah anak di lingkaran luar daan lingkaran dalam sama rata sehingga saat bertukar informasi saling berpasangan.

Tentukan topik yang ingin dibahas

Topik yang dibahas harus sesuai dengan usia anak. Apabila kelas rendah, gunakan topik yang ringan seperti saling mengenal satu sama lain dengan menanyakan hobi, tempat tanggal lahir, cita-cita, rumah, dan sebagainya.

Variasikan dengan musik

Dalam penerapannya, usahakan agar anak saling berganti pasangan dengan cara menyanyi bersama menggunakan musik dan lingkaran memutar saling berlawanan dan bergantian, contoh: sesi pertama lingkaran dalam berputar searah jarum jam, sesi kedua lingkaran luar melawan arah jarum jam. Kemudian pastikan guru teliti mematikan musik disaat anak berpasangan dengan teman yang berbeda dengan sebelumnya.

Waktunya berbagi informasi

Setelah musik dimatikan, perhatikan anak dalam berkomunikasi, kemudian catat apa saja kendala yang dihadapi.

Model pembelajaran ini dapat anda kreasikan sendiri tergantung kebutuhan dan kondisi di dalam kelas. Inside Outside Circle dirasa cukup efektif dalam melatih dan membiasakan anak berkomunikasi, bertukar pikiran dan berbagi pendapatnya. Model Inside Outside Circle juga mudah dilakukan didalam kelas dan bisa juga digunakan diluar kelas.

Menyenangkan sekali ya belajar menggunakan model Inside Outside Circle, Yuk ceritakan pengalaman anda setelah menggunakan model pembelajaran ini di kelas! 

 

Older Post Newer Post