Tahun baru imlek merupakan perayaan yang dilakukan oleh masyarakat Tionghoa dan negara-negara yang dipengaruhi oleh budaya Han seperti Korea, Jepang, Vietnam dan negara lain yang memiliki banyak populasi suku Tionghoa. Penentuan tanggal Tahun Baru Imlek memiliki cara tersendiri dan jatuh pada tanggal yang berbeda tiap tahunnya. Menggunakan kalender gregorian, Pada tahun 2018 ini, Tahun Baru Imlek jatuh pada tanggal 16 Februari dan ditandai dengan shio anjing. Perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia biasanya berlangsung selama 15 hari. Pada malam perayaan, orang Tionghoa mengunjungi leluhur mereka untuk berdoa dan melakukan pemujaan kepada leluhur sebagai bentuk penghormatan dan rasa kegembiraan telah memasuki tahun yang baru. Selain melakukan penghormatan dan jamuan kepada leluhur, perayaan Tahun Baru Imlek juga menjamu tamu, keluarga yang datang ke rumah untuk saling mengucapkan selamat dan memberi berkat. Banyak sekali makanan yang khas saat perayaan Tahun Baru Imlek dan masing-masing makanan memiliki filosofi terendiri. Berikut ini, GuruBumi rangkum 5 makanan khas yang ada saat perayaan tahun baru Imlek:

 

Kue Keranjang

1. Kue Keranjang

Dikenal juga sebagai dodol China, makanan yang terbuat dari tepung ketan dan gula merah ini memiliki rasa manis dan bertekstur lengket. Nama kue keranjang diambil dari cara pembuatannya dicetak di wadah yang berbentuk seperti keranjang. Makanan yang paling kudah ditemui saat tahun baru imlek ini memiliki filosofi yaitu bentuk yang bulat menunjukkan harapan agar keluarga selalu rukun, susunan penyajian ke atas menunjukkan harapan agar keluarga selalu dalam kemakmuran, serta tekstur yang lengket menunjukkan harapan bahwa keluarga menjadi menyatu dan akrab.

 

2. Manisan

Cemilan yang terdiri dari berbagai permen dan makanan manis disusun dalam wadah bundar dan dibagi dalam 8 sisi, hal ini menunjukkan harapan agar keluarga yang memiliki sifat berbeda dapat menyatu dan menjadi keluarga yang manis. Masing-masing jenis permen atau manisan juga memiliki filosofi tersendiri.

 

 

3. Mie Panjang Usia

Seperti namanya, mie ini merupakan simbol panjang usia. Hal tersebut diambil dari bentuk mie yang panjang. Cara menyantapnya pun harus dilakukan secara langsung tanpa terputus yang dipercayai akan membawa kemakmuran, rezeki yang tidak terputus.

 

Sumber Foto : http://www.klikhotel.com

4. Jeruk Mandarin

Dinamakan jeruk Mandarin karena dulu jeruk hanya disiapkan untuk petinggi Tiongkok. Jeruk Mandarin menjadi kudapan yang harus ada dalam perayaan imlek. Menurut kepercayaan, warna kuning keemasan pada jeruk menyimbolkan kemakuran dan kekayaan.

 

5. Yu Sheng

Sajian imlek yang berbentuk salad dan terdiri dari kombinasi sayuran segar ini biasanya ada saat perayaan imlek. Kemudian disantap dengan cara menuangkan saus khus di atas sayran tersebut dan diaduk-aduk hingga menyatu. Kebiasaan menyantap yu sheng yaitu mengaduknya setinggi mungkin dan disertai dengan doa-doa, menurut kepercayaan hal itu membawa mereka kepada kemakmuran, rezeki berlimbah, derajat yang tinggi dan keberuntungan. Semakin tinggi mengaduk maka akan semakin baik dan terkabul.

 

Masih banyak lagi makanan yang biasanya disajikan saat perayaan tahun baru Imlek. Makanan yang disajikan pun harus terdiri dari berbagai unsur dan mengandung makna baik didalamnya sehingga membawa keberuntungan. Semoga di tahun anjing ini, semua sobat Guru Bumi juga mendapat keberuntungan yang melimpah ya!

 

 

 

 

Referensi Sejarah: wikipedia
Sumber Foto : http://www.klikhotel.com/

Older Post Newer Post